“Sudah kami sampaikan ke semua pihak terkait, dan kabarnya mereka akan segera meninjau langsung kondisi di lapangan,” jelasnya.
Sementara itu, Abdullah, salah satu warga terdampak, menceritakan bahwa anaknya sempat tercebur ke sungai saat badan jalan ambruk.
“Waktu itu saya sedang bekerja, di rumah hanya istri dan tiga anak saya. Anak pertama saya sempat tercebur, tapi untungnya bisa berenang dan tidak mengalami luka,” ungkap Abdullah.
Akibat kejadian ini, Abdullah terpaksa mengungsi sementara dan mencari tempat tinggal alternatif.
“Kami akan cari kontrakan dulu, atau menumpang di rumah keluarga sampai situasi aman,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, petugas masih melakukan pemantauan dan koordinasi di lokasi kejadian. Warga berharap perbaikan akses segera dilakukan agar aktivitas mereka bisa kembali normal.
Kalimantanlive.com/Ilham
Editor: Elpian







