Kalimantanlive.com – Keberhasilan Pertamina masuk dalam daftar Fortune Global 500 tahun 2025 dinilai sebagai hasil dari penerapan tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG) secara konsisten.
Tauhid Ahmad, ekonom senior dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), menyebut bahwa implementasi prinsip-prinsip GCG seperti transparansi dan akuntabilitas telah memberikan dampak positif terhadap kinerja keuangan Pertamina.
BACA JUGA: Rosan: Kebijakan Baru Tantiem BUMN Berpotensi Hemat Rp8 Triliun per Tahun
“Transformasi bisnis dan digitalisasi yang dilakukan Pertamina tidak lepas dari komitmen perusahaan terhadap GCG. Ini yang mendorong mereka mampu bertahan dan terus tumbuh,” ujar Tauhid dalam pernyataannya di Jakarta, Kamis.
Ia juga menekankan bahwa capaian ini memperkuat posisi Pertamina sebagai satu-satunya BUMN yang konsisten masuk daftar bergengsi Fortune Global 500 selama lebih dari satu dekade.
Menurutnya, hal ini mencerminkan ketahanan finansial yang kuat serta kontribusi signifikan kepada negara melalui dividen.







