“Magic From The Sea” Digagas Disparpora Kembali Hantarkan Seni Budaya Kotabaru Masuk KEN 2025

KOTABARU, Kalimantanlive.com – Festival Budaya Saijaan (FBS) dicetus sejak tahun 2013 hingga sekarang penuh proses cukup menguras tenaga untuk meningkatkan kualitas event yang disuguhkan.

Disampaikan Rudi Nugraha, salag satu penggagas dan pelaku dibalik kesuksesan FBS. Sejak tahun pertama hingga di tahun kelima masih berbasis pada seni pertunjukan. Terlebih adanya support dari pelaku seni dari berbagai daerah di Kalsel.

Baca Juga : Disparpora Promosikan Pariwisata Kotabaru Melalui Olahraga Bersepeda

Diawali Seni Budaya Suku Bajau Samah, juga menjadi ikon event unggulan FBS. Dipilihnya budaya ini, karena sangat unik dan beragam, lebih orisinil dan murni.

Perjalanan itu dimulai dari pendekatan kepada para tokoh adat dan masyarakat. Kolaborasi ini menjadi eksotika Bajau Samah yang menembus Kharisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata dan Ekraf RI.

Baca Juga : Disparpora Terus Lakukan Promosi Pariwisata Kotabaru Dikenal Masyarakat Luar

Sebelum adanya KEN, kegiatan event yaitu audisi seratus event terbaik. Namun kelemahan Kotabaru karena kurangnya promosi di media sosial/internet sebagai salah satu indikator penilaiannya.

Beranjak dari itu Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) berkolaborasi dengan media dan media partner. Sejak itu hingga sekarang tingkat kunjungan di internet sangat signifikan meningkat.

Masa covid-19 pada tahun 2021, FBS Kotabaru masuk dalam KEN yang pertama setelah mengikuti kurasi tingkat nasional dan berhasil masuk dalam kalender KEN.