Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, menambahkan arahan Presiden agar kapasitas penampungan diperbesar menjadi 2.000 orang untuk memberikan penanganan medis yang lebih luas dan intensif.
Meski persiapan sudah matang, realisasi bantuan masih bergantung pada kesepakatan diplomatik antarnegara.
BACA JUGA: Demonstrasi Tolak Perang Gaza Digelar Serentak di Tel Aviv dan Nablus
Pemerintah menegaskan misi kemanusiaan ini fokus pada penyelamatan nyawa tanpa mengaitkan dengan kepentingan politik.
Dengan langkah ini, Indonesia menunjukkan solidaritas dan komitmen aktifnya dalam membantu mengatasi krisis kemanusiaan global sekaligus memperkuat posisi sebagai negara pendukung perdamaian dunia.
Sumber: Fajarharapan.id







