JAKARTA, Kalimantanlive.com – Persaingan harga mobil di Indonesia semakin sengit, terutama dengan langkah agresif beberapa pabrikan China yang menurunkan harga model andalannya untuk menarik konsumen.
Bahkan Honda juga ikut memangkas harga HR-V terbaru yang kini dilengkapi teknologi hybrid.
BACA JUGA: GIIAS 2025 Angkat Penjualan Mobil Juli, Namun Masih Tertinggal dari Tahun Lalu
Gaikindo Serahkan Penentuan Harga ke Produsen
Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Yohannes Nangoi, menegaskan bahwa pengaturan harga kendaraan bukan kewenangan Gaikindo, melainkan hak penuh produsen.
“Gaikindo tidak mengontrol harga, dan produsen bebas menentukan harga jual sesuai kebijakan mereka,” ujar Nangoi saat ditemui di ICE BSD City, Tangerang, Jumat (8/8/2025).
Dia juga menambahkan, Gaikindo menghargai konsumen dan tidak pernah meminta produsen menaikkan atau menurunkan harga. Produsen pun tidak wajib berkonsultasi dengan Gaikindo soal harga.
Dampak Penurunan Harga bagi Konsumen Lama dan Baru
Menurut Nangoi, meski harga lebih murah menguntungkan pembeli baru, konsumen yang membeli mobil dengan harga lebih tinggi sebelumnya mungkin merasa dirugikan karena nilai jual kembali mobil mereka bisa turun signifikan.







