“Dalam proses penggalian, kami menemukan box bekas pondasi baliho yang tepat berada di atas pipa bocor. Diduga, beban dari box ini menjadi salah satu penyebab kebocoran,” jelas Helmi.
Selain itu, tim juga menemukan akar pohon dan kayu ulin yang membebani pipa.
“Dulu area ini difungsikan sebagai selokan, sehingga ada kayu ulin yang dipasang dan menambah tekanan pada pipa,” tambahnya.
Meski menghadapi hambatan, pihaknya berkomitmen menyelesaikan perbaikan secepat mungkin. “Kami memohon doa dan dukungan pelanggan agar perbaikan segera selesai dan distribusi air kembali normal,” pungkas Helmi.
Kalimantanlive.com/Ilham
Editor: Elpian







