KALIMANTANLIVE.COM – Panggung militer Indonesia bakal memanas! Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melantik Wakil Panglima TNI di Pusdiklatpassus Batujajar, Bandung, Jawa Barat, Minggu (10/8/2025). Momen ini akan menghidupkan kembali jabatan strategis yang terakhir diisi Jenderal Fachrul Razi pada 1999–2000.
Jabatan Wakil Panglima TNI diatur dalam Perpres Nomor 66 Tahun 2019, dengan tugas utama menjadi koordinator pembinaan kekuatan TNI demi menciptakan interoperabilitas atau Tri Marta Terpadu, sekaligus membantu tugas harian Panglima TNI. Posisi ini hanya bisa diemban perwira tinggi bintang empat setara Panglima TNI dan para Kepala Staf matra.
# Baca Juga :Skutik Listrik Raksasa TVS M1-S Siap Menggebrak Pasar, Torsi Monster 254 Nm dan Jangkauan 100 Km!
# Baca Juga :RESMI! Inigo Martinez Tinggalkan Barcelona Demi Al Nassr, Treble Winner Blaugrana Hijrah ke Liga Arab!
# Baca Juga :Skandal Hukum Terbesar di Australia! 20 Tahun Dipenjara Tanpa Salah, Ibu Ini Tolak Kompensasi Rp 21 Miliar!
# Baca Juga :Misteri 9/11 Terkuak Lagi! 3 Korban Baru Teridentifikasi Setelah 24 Tahun, Salah Satunya Penumpang Pesawat Naas
Berdasarkan catatan Kompas.com, ada tiga nama besar yang digadang-gadang menjadi kandidat kuat:
1. Jenderal TNI Maruli Simanjuntak – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD)
Lahir di Bandung, 27 Februari 1970, Maruli adalah lulusan Akmil 1992 yang meniti karier di infanteri. Menantu Luhut Binsar Panjaitan ini punya rekam jejak gemilang di satuan elite, mulai dari Komandan Detasemen Tempur Cakra, Kopassus, Paspampres, hingga memimpin Korem 074/Warastratama dan Pangkostrad. Kini, ia memegang jabatan tertinggi di matra darat sejak 19 November 2023.
2. Laksamana TNI Muhammad Ali – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL)
Lahir di Bandung, 9 April 1967, Muhammad Ali adalah alumni AAL 1989 yang menghabiskan banyak kariernya di kapal selam legendaris KRI Nanggala-402. Ia pernah menjabat Komandan KRI Nanggala, ajudan Wapres Boediono, dan kini menjadi nakhoda matra laut sejak Desember 2022. Loyalitasnya di laut dalam dan pengalamannya di jajaran strategis AL membuat namanya kian diperhitungkan.
3. Marsekal Tonny Harjono – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU)
Lahir di Jakarta, 4 Oktober 1971, Tonny adalah lulusan AAU 1993 yang ahli mengemudikan jet tempur F-16 dan Sukhoi SU-27/SU-30. Pernah menjadi ajudan Presiden Joko Widodo (2014–2016), ia juga menjabat Panglima Komando Operasi Udara Nasional sebelum dipercaya memimpin matra udara pada 2023. Pengalamannya lintas komando membuatnya jadi salah satu kandidat terkuat.







