Ia berharap ke depan tidak ada lagi kasus serupa yang mencoreng tata kelola keuangan desa.
“Saya harap pemerintah desa untuk lebih selektif dalam memilih program maupun mitra kerja, sehingga potensi kerugian negara dapat dihindari,” katanya.
(Kalimantanlive.com/Kamil)







