KALIMANTANLIVE.COM – Klaim jarak tempuh mobil listrik yang memikat di brosur ternyata tak selalu seindah kenyataannya. Hasil uji independen di Australia mengungkap fakta mencengangkan: hampir semua mobil listrik populer hanya mampu menempuh jarak lebih pendek dibanding yang dijanjikan pabrikan, bahkan selisihnya mencapai 23%!
Australian Automobile Association (AAA), badan yang didanai pemerintah, menguji puluhan mobil listrik sejak 2022 dengan anggaran 14 juta Dolar Australia (sekitar Rp148,7 miliar). Pengujian dilakukan di sirkuit, jalan tol, hingga area pemukiman, untuk mensimulasikan kondisi berkendara sehari-hari.
# Baca Juga :Debut Panas! Darwin Nunez Langsung Borong Gol Perdana untuk Al Hilal
# Baca Juga :Hyundai Luncurkan Mobil Listrik Perdana di China, Resmi Bernama EO
# Baca Juga :Mobil Listrik Murah Belum Jadi Pilihan Pembeli Pemula, LCGC Masih Mendominasi
# Baca Juga :BYD ATTO 1 dan Dolphin 2025 Meluncur di GIIAS, Mobil Listrik Makin Terjangkau
Hasilnya bikin kaget:
BYD Atto 3 (2023) – Klaim: 480 km, Fakta: 369 km (selisih 111 km)
Kia EV6 (2022) – Klaim: 528 km, Fakta: 484 km
Tesla Model 3 (2024) – Klaim: 513 km, Fakta: 441 km
Smart #3 – Klaim: 455 km, Fakta: 432 km







