Jeroan Ikan & Kulit Udang Tak Lagi Terbuang, Mahasiswa Kkn-t Fpik Ulm Sulap Menjadi Pakan Bernutrisi Tinggi

BATULICIN, Kalimantanlive.com – Inovasi kreatif kembali hadir dari mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) yang tengah mengabdi di Desa Sungai Cuka, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu.

Dalam program kerja utamanya, para mahasiswa berkolaborasi dengan warga setempat memanfaatkan limbah perikanan berupa jeroan ikan, limbah udang, serta bungkil sawit untuk diolah menjadi pakan buatan bernutrisi tinggi bagi ikan air tawar.

BACA JUGA: Ribuan Warga Padati Aksi Tanah Bumbu Bershalawat

Program ini lahir sebagai jawaban atas dua tantangan utama yang dihadapi masyarakat: menumpuknya limbah perikanan yang berpotensi mencemari lingkungan dan mahalnya harga pakan ikan komersial.

Dengan pendekatan edukatif, kreatif, dan partisipatif, mahasiswa KKN-T tidak hanya memberikan solusi teknis, tetapi juga membangun kesadaran kolektif akan pentingnya konsep Zero Waste dan kemandirian pangan di sektor perikanan.

Limbah jeroan ikan dan udang yang selama ini dianggap tidak bernilai kini disulap menjadi komoditas bernilai tambah. Dikombinasikan dengan bungkil sawit yang kaya protein dan serat, bahan-bahan ini diolah menjadi pakan pelet dan bubuk yang praktis digunakan.

Proses pengolahan dilakukan dengan peralatan sederhana, namun menghasilkan produk berkualitas tinggi yang mampu mendukung pertumbuhan ikan secara optimal dan berkelanjutan.