KOTABARU, Kalimantanlive.com – Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kotabaru periode 2025–2028 resmi dilantik dalam acara yang berlangsung khidmat di Gedung Paris Barantai, Senin (11/8/2025). Pelantikan bertema “Wartawan Profesional, Pers Kuat, Kotabaru Hebat” ini dilakukan langsung oleh Ketua PWI Provinsi Kalimantan Selatan, Zainal Helmi.
Acara dihadiri Sekretaris Daerah Kotabaru Eka Saprudin mewakili Bupati Muhammad Rusli, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Diskominfo Gusti Abdul Wakhid,insan pers dari berbagai media, serta sejumlah undangan lainnya.
Baca Juga : Tampuk Pimpinan PWI Kotabaru Kembali Dipegang Ahmad Nurahsin
Ketua PWI Kotabaru terpilih, Ahmad Nurahsin Q, dalam sambutannya menegaskan komitmen untuk menjadikan wartawan sebagai penyampai kebenaran, penjaga demokrasi, sekaligus mitra pembangunan daerah. Ia menekankan pentingnya integrasi digital di era informasi yang berkembang pesat.
“Kami ingin PWI Kotabaru menjadi bagian dari solusi pembangunan daerah, bukan sekadar pengamat. Di era digital ini, peluang besar hadir, namun tantangan dan potensi penyalahgunaan informasi juga meningkat,” ujarnya.
Baca Juga : Gandeng PWI Kotabaru, PT PTK Kembali Berbagi Kasih di Moment Natal 2024
Ahmad juga mengajak seluruh pengurus dan anggota untuk menjaga solidaritas, menjadikan PWI sebagai rumah besar insan pers yang bermartabat, serta terus bersinergi dengan pemerintah daerah, mitra strategis, dan masyarakat. Ia memberikan apresiasi khusus kepada Dinas Komunikasi dan Informatika Kotabaru atas dukungannya dalam membangun komunikasi publik yang sehat.
Bupati Kotabaru melalui Sekda Eka Saprudin menyampaikan selamat dan sukses kepada pengurus yang baru dilantik. Ia menegaskan peran pers sebagai pilar keempat demokrasi yang harus menghadirkan informasi akurat, berimbang, dan mencerdaskan.
“Kami berharap PWI Kotabaru menjadi mitra kritis sekaligus konstruktif bagi pemerintah daerah, menjaga nilai kebangsaan dan keutuhan NKRI, serta memperkuat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat,” kata Eka.







