Ali menegaskan, keberhasilan proyek ini butuh kepastian hukum, dukungan penuh pemerintah, dan komitmen jangka panjang.
“Kalau dipugar, jangan berhenti di tengah jalan. Jangan hanya dikerjakan sepertiga lalu berhenti menunggu kabar lagi. Itu tidak bisa,” tegasnya.
Optimisme dengan Teknologi Masa Kini
Meski tantangannya luar biasa, Ali optimistis prosesnya akan lebih cepat dibanding pemugaran Borobudur berkat kemajuan teknologi.
Dengan peralatan konservasi modern, metode dokumentasi 3D, dan kolaborasi ilmuwan internasional, Gunung Padang berpotensi menjadi ikon arkeologi dunia berikutnya.
(kalimantanlive.com/sumber lainnya)
editor : TRI







