Penerbangan akan dilayani melalui Bandara Internasional Sabiha Gökçen (SAW) di Istanbul, yang merupakan hub penting dengan koneksi ke lebih dari 117 destinasi internasional dan 40 domestik. Lewat skema Fly-Thru dari AirAsia, penumpang dapat terhubung dengan mulus ke berbagai kota di Asia, termasuk Indonesia, Singapura, Thailand, Australia, dan China, tanpa harus mengambil ulang bagasi.
Sebaliknya, wisatawan dari Eropa kini punya akses lebih mudah untuk menjelajahi kawasan Asia Tenggara melalui Kuala Lumpur sebagai penghubung utama.
BACA JUGA: Rayakan HUT ke-80 RI, Indonesia Kirim 800 Ton Bantuan Kemanusiaan untuk Palestina
Sebagai catatan, sejak 3 Juli 2025, Indonesia telah menerapkan kebijakan bebas visa 30 hari bagi warga negara Turki untuk kunjungan wisata, bisnis, maupun medis. Kebijakan ini mendorong peningkatan kunjungan wisatawan asal Turki, yang pada 2024 tercatat lebih dari 50.000.
Dengan dibukanya rute ini, pemerintah Indonesia berharap terjadi peningkatan arus wisatawan Turki ke tanah air, mengingat Istanbul adalah kota strategis dan penuh daya tarik, mulai dari Masjid Biru, Hagia Sophia, hingga Grand Bazaar.
Peluncuran rute Kuala Lumpur–Istanbul ini juga menandai kembalinya AirAsia X ke pasar Eropa, memperkuat posisinya sebagai salah satu maskapai low-cost long-haul yang kompetitif dan inovatif di kawasan.
Sumber: Antaranews







