DPRD Kotim Dorong Berdirinya Rumah Sakit Swasta PKU Muhammadiyah dan Primaya Betang Pambelum di Sampit

SAMPIT, Kalimantanlive.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kotawaringin Timur atau DPRD Kotim mendorong berdirinya rumah sakit swasta di Sampit.

Pendirian rumah sakit swasta di Kotim tersebut untuk memenuhi keinginan warga setempat yang selama ini masih merasa kurang untuk pelayanan kesehatan,.

Sehingga, melalui Komisi III DPRD Kotim yang membidangi pelayanan kesehatan dan Ketua DPRD Kotim Rimbun,berupaya melakukan pendekatan kepada dua rumah sakit yang ada di Palangkaraya tersebut.

Saat dimintai tanggapannya, belum lama tadi, Ketua DPRD Kotim Rimbun membenarkan pihaknya mengusulkan agar ada rumah sakit swasta di Sampit tersebut.

“Ya benar, memang saya bersama Komisi III mendorong agar ada rumah sakit swasta di Sampit untuk menambah pusat pelayanan kesehatan yang ada di Sampit,” ujarnya.

Dikatakan Rimbun, pihaknya sudah melakukan audensi dengan pihak PW Muhammdiyah dan PKU Muhammadiyah Palangkaraya serta pengelola RS Primaya Betang Pambelum Palangkaraya terkait hal tersebut.

“Kita tau sendiri selama ini warga Kotim selama hanya mengandalkan pelayanan kesehatan di RS Murjani, sedangkan penduduk Kotim paling banyak di Kalteng,” ujarnya.

Oleh sebab itu lanjut Rimbun, sangat diperlukan adanya penambahan rumah sakit swasta di Sampit agar semua kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat Kotim lebih baik lagi.

Baca Juga :Bayi Perempuan Berumur Dua Hari Ditemukan di Semak-semak di Sampit, Tubuh Dipenuhi Serangga

Sementara itu, Bupati Kotawaringin Timur, H Halikinnor, mengungkapkan, dia mendukung rencana pembangunan dua rumah sakit swasta di Sampit tersebut.

Hal itu diungkapkan, Bupati Kotim H Halikinnor saat menggelar coffee morning bersama kalangan insan pers, instansi vertikal, SOPD, Forkopimda di rumah jabatan di jalan Ahmad Yani, Sampit, Selasa (12/8/2025).

Orang nomor satu di Kotim ini mengungkapkan, dia sangat mendukung adanya rencana pembangunan dua rumah sakit swasta di Sampit tersebut.

Baca Juga :Hadiri Muscab IDI Kotim 2024, Wabup Irawati Soroti Soal Keluhan Layanan Kesehatan

“Setidaknya ada dua rumah sakit yang renacannya akan dibangun di Sampit yakni Rumah Sakit Muhammdiyah dan Rumah Sakit Pambelum,” ujarnya.

Halikinnor mengungkapkan, selama ini ada tiga rumah sekit pemerintah yang tersebar di Sampit yakni RS Murjani, dua lagi RS Pratama di Kecamatan Mentaya Hilir Selatan dan Parenggean.

Menurut H Halikinnor, rumah sakit yang ada tersebut belum mampu menampung pasien yang ingin berobat sehingga diperlukan rumah sakit swasta.

Saya sangat mendukung akan masuknya dua rumah sakit swasta di Sampit tersebut, ini tentunya akan sangat membantu untuk mengurai pelayanan masyarakat yang selama ini tertumpuk di RS Murjani Sampit,” ujarnya.

Posting Terkait

Jangan Lewatkan