“Alhamdulillah sudah ditandatangani. Yang utama memang kerja sama dalam pengadaan bawang merah, karena dua minggu ke depan ada Maulidur Rasul yang berlangsung sebulan penuh. Ini untuk menjaga inflasi dan memastikan ketersediaan komoditas tersebut,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Probolinggo, Mohammad Haris, menyebut bahwa kerja sama ini sebagai bentuk sinergi besar yang dapat diperluas ke sektor lain.
“Bisa berkembang ke pariwisata, perikanan, dan lainnya. Yang penting silaturahmi ini istiqamah, dan semoga ada kesempatan bersilaturahmi ke Tabalong, apalagi Tabalong ini penyangga IKN,” sebutnya.
Kerja sama Tabalong antara Probolinggo diharapkan menjadi model sinergi antar daerah untuk menjaga ketahanan pangan, stabilitas harga dan membuka peluang kolaborasi di sektor hortikultura maupun pariwisata di masa mendatang.
Diketahui, selain penandatanganan MOU, juga dilakukan pertukaran cinderamata, prosesi adat pemecahan kendi khas Probolinggo turut digelar sebagai simbol eratnya silaturahmi kedua daerah.
Kalimantanlive.com/ A Hidayat







