Anak-anak pun antusias memotong dan menempel potongan bungkus makanan bekas pada gambar ikan sesuai kreativitas masing-masing.

Hasil karya mereka kemudian difoto sebagai dokumentasi, sekaligus simbol komitmen untuk menjaga lingkungan sejak dini.
Kepala Desa Sepunggur, Sampurna, mengapresiasi penuh kegiatan ini. “Program ini sangat bermanfaat untuk menanamkan kepedulian lingkungan sejak dini.
Edukasi seperti ini penting agar anak-anak paham menjaga ekosistem perairan, salah satunya dengan tidak membuang sampah sembarangan. Kami sangat mendukung kegiatan positif seperti ini,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN FPIK ULM berharap anak-anak pesisir memiliki kesadaran kuat untuk mencintai laut dan sungai mereka, sehingga kelestarian perairan dapat terjaga hingga generasi mendatang.
Kalimantanlive.com/Desy







