SAMPIT, Kalimantanlive.com – Bupati Kotawaringin Timur H Halikinnor, merespon positif rencana pendirian Korem di Sampit.
Pendirian Korem di Sampit tersebut diharapkan akan menambah maju Kabupaten Kotawaringin Timur Bumi Habaring Hurung ini.
Hal itu diungkapkan, Bupati Kotim H Halikinnor, saat acar coffee morning di Aula Rumah Jabatan Bupati Kotim di Jalan Ahmad Yani Sampit, Selasa (12/8/2025).
Orang nomor satu di Kotim ini menegaskan, pendirian Korem di Sampit tersebut sangat didukungnya, dengan harapan Bumi Habaring Hurung makin maju lagi.
“Saya siap mendukung dan terus bersinergi terkait pendirian Korem di Sampit tersebut dan terus bersinergi untuk kemajuan Kotim,” tegasnya.
Sementara itu, Kapten Inf Syahidin membeberkan rencana pendirian Korem di Sampit tersebut sudah dapat persetujuan pusat.
Pj Komandan Distrik Militer (Dandim) 1015 Kotawaringin Timur ini mengatakan, status Korem 102 Panju Panjung Palangkaraya akan naik menjadi Kodam.
Ditegaskan dia, dengan status Komando Resor Militer (Korem) di Palangkaraya yang naik menjadi Komando Daerah Militer (Kodam) maka Korem dipindahkan ke Sampit.
Kodam tersebut diberi nama Kodam XXII/Tambun Bungai dan dipimpin oleh perwira tinggi berpangkat Mayor Jenderal.
“Kini status Korem di Palangkaraya naik menjadi Kodam dengan nama Kodam 22 Tambun Bungai,” ungkap Kapten Syahidin, Selasa (12/8/2025) saat acara coffee morning di Aula Rumah Jabatan Bupati Kotim.
Dibeberkannya, Kodam XXII/Tambun Bungai membawahi dua provinsi, yaitu Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Kalimantan Selatan (Kalsel).
Dia menceritakan, penarikan Provinsi Kalsel ke bawah komando Kodam baru Kodam 22 Tambun Bungi ini sempat memunculkan perbedaan pendapat saat awal pembentukannya.
Syahidin menjelaskan, awalnya Kalsel sempat menolaknya, karena selama ini mereka merasa lebih tua dan lebih senior.







