Sementara itu, Camat Satui menilai program ini sebagai solusi tepat guna.

“Mahasiswa KKN-T ULM tidak hanya membawa ilmu, tapi juga solusi nyata. Harapan kami, program seperti ini berlanjut dan bisa diterapkan di desa lain,” kata Ferdi Yospi.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-T ULM membuktikan bahwa kreativitas, teknologi sederhana, dan kepedulian lingkungan bisa berjalan seiring, membawa desa menuju masa depan yang bersih, mandiri, dan berdaya saing.
Kalimantanlive.com/Desy







