TERUNGKAP! DJ Patricia Schuldtz Calon Menantu Keluarga Cendana, Cucu Pemilik Bakmi Legendaris Sejak 1960

JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Dunia hiburan Tanah Air tengah ramai membicarakan kabar bahagia dari DJ Patricia Schuldtz. Perempuan yang dikenal sebagai salah satu ikon DJ Indonesia ini resmi dilamar oleh Darma Mangkuluhur Hutomo, putra dari Tommy Soeharto, anggota keluarga Cendana.

Meski dikenal glamor di balik turntable, ternyata Patricia menyimpan kisah unik yang tak banyak orang tahu—ia adalah cucu pemilik warung bakmi legendaris “Bakmi Apo” yang sudah eksis sejak tahun 1960.

# Baca Juga :Resmi: Jack Grealish Gabung Everton dengan Status Pinjaman dari Manchester City

# Baca Juga :BREAKING! Istana Buka Suara Soal Kisruh Pati, Prabowo Angkat Bicara Desak Masalah Tuntas

# Baca Juga :Panas-Cerah dan Awan Tipis Selimuti Kalsel! Prakiraan Cuaca 13 Kota/Kabupaten Kamis, 14 Agustus 2025

# Baca Juga :BREAKING! Persib Bandung Libas Manila Digger 2-1, Uilliam Barros Jadi Pahlawan Lolos ke Fase Grup ACL 2

Karier DJ yang Melejit Bersama DJ Riri

Patricia sudah lama berkecimpung di dunia musik EDM dan kerap disebut sebagai pionir female DJ Indonesia. Namun, ia merendah dan menyebut kesuksesannya adalah hasil kerja sama dengan tim yang tepat, terutama berkat dukungan DJ Riri.

“Pas aja momentumnya, jadi banyak tawaran, kesannya kayak pionir female DJ di Indonesia,” ungkapnya.

Selain manggung, Patricia juga menggarap proyek Suarapelago—vlog musik dan perjalanan yang ia jalankan bersama Callista Nadya Moenita (C.N.M). Menariknya, sang tunangan, Darma, turut menjadi co-founder proyek ini.

Dari Musik ke Bakmi Legendaris

Di balik gemerlap lampu panggung, Patricia ternyata menjalani rutinitas sederhana: berjualan bakmi setiap pagi. Bersama sang kakak, ia mengelola cabang Bakmi Apo di Cinere.

“Orang tahunya gue nge-DJ, padahal tiap hari jam 6 pagi udah buka toko bakmi,” ucapnya sambil tertawa.

Bakmi Apo adalah usaha keluarga yang dimulai oleh sang nenek di Jalan Samanhudi, Pasar Baru, Sawah Besar. Resep bakmi karet khas Krekot ini diwariskan turun-temurun, dan ayah Patricia, mendiang Dr. Soenarjo Hadi, mendorongnya membuka cabang di Jakarta Selatan.

Nama Apo sendiri berarti nenek dalam bahasa Tionghoa, menjadi simbol kehangatan keluarga yang terus Patricia jaga di tengah kesibukannya di dunia musik.