KALIMANTANLIVE.COM – Dunia pertambangan diguncang kabar mengejutkan! China mengumumkan penemuan deposit emas ‘super raksasa’ yang nilainya diperkirakan mencapai Rp 1,3 kuadriliun. Endapan emas berkadar tinggi ini ditemukan di Kabupaten Pingjiang, Provinsi Hunan, pada akhir 2024 lalu.
Berdasarkan data Biro Geologi Provinsi Hunan, lokasi ini menyimpan sekitar 1.000 metrik ton emas murni – jumlah yang bahkan melampaui cadangan emas legendaris di tambang South Deep, Afrika Selatan, yang selama ini dikenal sebagai salah satu yang terbesar di dunia.
# Baca Juga :Perdana Prabowo Bacakan Nota Keuangan & RAPBN 2026 Hari Ini, Publik Diminta Pantau Langsung!
# Baca Juga :MK Tegaskan Lagi: SD-SMP Negeri & Swasta Wajib Gratis, Negara Harus Bayar!
# Baca Juga :Mobil Listrik Disambar Petir 3 Kali, Ahli Ungkap Risiko Mengerikan bagi Penumpang!
# Baca Juga :Perang Panas Mobil Hybrid Rp 300 Jutaan! Suzuki, Chery, atau Daihatsu, Siapa Paling Worth It?
Kualitas Emasnya Fantastis
Temuan ini tak hanya besar, tapi juga berkualitas luar biasa. Sampel inti menunjukkan setiap 1 ton bijih mengandung hingga 138 gram emas, jauh di atas standar bijih emas bermutu tinggi yang biasanya hanya mengandung lebih dari 8 gram per ton.
Prospeksi dilakukan di kedalaman 2 kilometer, dengan 40 urat emas terdeteksi. Pemodelan 3D bahkan memprediksi cadangan bisa bertambah hingga kedalaman 3 kilometer.
China Makin Kokoh di Pasar Emas Dunia
Dengan cadangan nasional yang telah melebihi 2.000 ton pada awal 2024, penemuan ini akan semakin memperkuat posisi China sebagai raksasa emas dunia. Industri tambangnya saat ini sudah menyumbang sekitar 10% produksi global.
Pengumuman ini langsung berdampak pada harga emas global yang kian meroket di tengah ketidakpastian ekonomi dunia.







