PARINGIN, Kalimantanlive.com – Masa transisi dari SMP ke SMA seringkali dianggap hanya sebagai pergantian seragam dan lingkungan belajar. Namun Main Dealer Honda PT Trio Motor, melalui jaringan Dealer Honda Trio Motor Paringin, membuktikan bahwa momen ini lebih dari sekadar perubahan fisik. Lewat kegiatan sharing session bertema “Bukan Anak SMP Lagi” dengan tagar #BukanCumanGantiSeragam, Honda menyentuh langsung kehidupan generasi muda dengan pesan yang kuat dan membangun.
Kegiatan ini digelar khusus untuk siswa baru SMK PP Paringin, sebagai bagian dari kampanye Sinergi Bagi Negeri dengan semangat One HEART, yang terus dikobarkan oleh Honda dalam berbagai lini aktivitas sosial.
Melalui sesi yang penuh interaksi, para siswa diajak menyadari bahwa masuk SMA bukan hanya soal naik kelas, melainkan titik awal untuk menata pola pikir, membangun kebiasaan positif, serta membentuk karakter yang kuat dan bertanggung jawab.
BACA JUGA: Persaingan Harga Mobil Makin Ketat, Pabrikan China dan Honda Turun Harga Jual
“Dunia SMA bukan hanya tentang pelajaran di kelas, tetapi juga tentang membentuk karakter, kemandirian, dan tanggung jawab. Harapan kami, siswa dapat menanamkan pola pikir baru agar siap menghadapi tantangan yang lebih besar,” ujar Gt. Akhmad Rizal Wardana, Supervisor Trio Motor Area Banua Anam.
Sesi ini dikemas menarik dan relevan dengan realita remaja saat ini. Siswa tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga terlibat aktif dalam diskusi, berbagi pengalaman, dan mengajukan pertanyaan. Beberapa topik yang dibahas meliputi cara mengatur waktu belajar, menghindari pergaulan negatif, menjaga motivasi, hingga pentingnya berani mengambil keputusan yang tepat.
Kegiatan ini disambut hangat oleh pihak sekolah dan para peserta. Rossita Ridha, Pimpinan Cabang Trio Motor Paringin, menyampaikan rasa bangganya bisa terlibat langsung dalam pembinaan karakter siswa.
“Kami ingin hadir bukan hanya sebagai penyedia sepeda motor, tetapi juga sebagai sahabat yang ikut membimbing dan memotivasi generasi muda di Paringin. Kami ingin siswa tumbuh menjadi pribadi yang berani, disiplin, dan siap meraih cita-citanya,” jelas Rossita.







