Mobil Listrik Disambar Petir 3 Kali, Ahli Ungkap Risiko Mengerikan bagi Penumpang!

KALIMANTANLIVE.COM – Sebuah video mengejutkan viral di media sosial. Dalam rekaman yang diunggah Selasa (12/8/2025), terlihat mobil listrik berwarna abu-abu melaju di tengah hujan deras sebelum disambar petir tiga kali berturut-turut.

Video ini memicu pertanyaan warganet: Apakah mobil listrik memang lebih rentan tersambar petir?

Mobil Listrik Lebih Berisiko Dibanding Mobil Bensin

# Baca Juga :Mobil Listrik Murah Belum Jadi Pilihan Pembeli Pemula, LCGC Masih Mendominasi

# Baca Juga :Hyundai Luncurkan Mobil Listrik Perdana di China, Resmi Bernama EO

# Baca Juga :5 Mobil Listrik Termurah di Indonesia per Agustus 2025, Mulai Rp184 Juta

# Baca Juga :Bongkar Fakta! Jarak Tempuh Mobil Listrik Jauh dari Klaim, BYD, Tesla, hingga Kia Ternyata “Penipuan”

Guru Besar Teknik Ketenagalistrikan ITB, Syarif Hidayat, mengatakan mobil listrik memang memiliki risiko lebih besar jika tersambar petir dibanding mobil berbahan bakar bensin.

Meski belum ada penelitian mendalam soal hubungan langsung sambaran petir dengan mobil listrik, Syarif menegaskan potensi bahaya tetap tinggi.

“Kalau terjadi short circuit akibat sambaran petir, baterainya bisa terbakar,” ujar Syarif, Rabu (13/8/2025).

Potensi Kerusakan Fatal

Hal senada disampaikan dosen Teknik Elektro UNY, Toto Sukisno. Menurutnya, jika mobil listrik tersambar petir, limpasan arus yang sangat besar dapat mengalir ke electric motor sebagai penggerak utama, memicu kerusakan fatal.

Petir cenderung menyambar objek tertinggi di lokasi, namun sebaran kilatannya bisa menginduksi ke berbagai arah. Akibatnya, sistem elektronik mobil listrik berpotensi eror total, termasuk pintu yang tidak bisa dibuka karena gangguan kontrol otomatis.

“Dalam kasus ekstrem, sambaran petir bisa memicu kebakaran dan membahayakan penumpang di dalam,” jelas Toto.

 

Risiko Bagi Penumpang

Selain merusak sistem mobil, sambaran petir dapat menimbulkan induksi arus berbahaya yang langsung berdampak pada pengemudi dan penumpang.

Walau peluang kejadian mobil tersambar petir terbilang rendah, para ahli tetap mengingatkan pentingnya menghindari berkendara di area terbuka saat hujan lebat disertai petir.

(kalimantanlive.com/sumber lainnya)

editor : TRI