Presiden Prabowo: Ekonomi RI Tumbuh 5,12 Persen di Tengah Gejolak Global

Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan pentingnya konsistensi dalam menjalankan Undang-Undang Dasar 1945 untuk menghindari distorsi ekonomi.

“Ketika kita tidak konsekuen menjalankan UUD 1945, pertumbuhan ekonomi hanya dinikmati oleh segelintir orang. Selama tujuh tahun terakhir, ekonomi tumbuh rata-rata 5 persen, namun tidak tercermin dalam kehidupan nyata rakyat,” jelasnya.

BACA JUGA: Prabowo: Tarif Ekspor RI ke AS Turun dari 32% Jadi 19%

Ia juga menyoroti sejumlah persoalan mendasar yang masih dihadapi rakyat, seperti anak-anak yang kekurangan gizi, petani dan nelayan yang kesulitan menjual hasil panen, serta akses terhadap rumah layak, pendidikan, dan layanan kesehatan yang belum merata.

Namun, Prabowo menyatakan optimisme dengan capaian pemerintah selama hampir 300 hari masa pemerintahannya. “Alhamdulillah, saya laporkan bahwa dalam 299 hari ini kita telah mencapai banyak kemajuan yang cukup berarti,” ujarnya.