Presiden mengungkapkan bahwa laporan yang diterimanya menyebut adanya 1.603 titik tambang ilegal, dengan potensi kerugian negara mencapai sedikitnya Rp300 triliun.
“Ini bukan angka kecil. Ini adalah kekayaan bangsa yang dirampas,” ujar Prabowo.
Presiden juga meminta dukungan dari seluruh elemen bangsa — termasuk parlemen dan partai politik — dalam upaya besar ini.
BACA JUGA: MK Tegaskan Lagi: SD-SMP Negeri & Swasta Wajib Gratis, Negara Harus Bayar!
“Saya minta dukungan seluruh MPR, seluruh partai politik. Kita harus bersatu demi rakyat kita,” tegasnya.
Pidato kenegaraan Prabowo disampaikan dalam rangkaian Sidang Tahunan MPR RI, Sidang Bersama DPR dan DPD RI, serta HUT ke-80 Kemerdekaan RI. Acara tersebut dihadiri oleh lebih dari 600 anggota dewan, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, jajaran menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan partai politik, serta para mantan presiden dan wakil presiden.










