VIRAL! Bayar BPJS Kesehatan Tiap Bulan tapi Nggak Pernah Dipakai, Uangnya Ke Mana Sih? Ini Penjelasan Resminya!

JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Pernahkah kamu bertanya-tanya, buat apa sih bayar iuran BPJS Kesehatan setiap bulan kalau nggak pernah sekalipun dipakai berobat? Pertanyaan ini ternyata banyak dilontarkan masyarakat, dan kini pihak BPJS Kesehatan buka suara.

Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah, menegaskan bahwa iuran yang dibayarkan peserta tidak bisa dicairkan kembali, meskipun kartu BPJS Kesehatan tak pernah dipakai untuk layanan medis.

# Baca Juga :BPJS Kesehatan Buka Lowongan Khusus Disabilitas: Kesempatan Berkarier di Kantor Pusat Jakarta

# Baca Juga :BPJS Kesehatan Buka Rekrutmen Pegawai Disabilitas Tahun 2025, Pendaftaran Online dan Gratis

# Baca Juga :BPJS Kesehatan dan KIS, Ini Bedanya! Jangan Keliru Lagi

# Baca Juga :Antisipasi Lonjakan Biaya Lansia, BPJS Kesehatan Siapkan Strategi Khusus

“Iuran BPJS Kesehatan tidak dapat diambil kembali. Sistem ini menganut asas kemanusiaan, manfaat, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya, Kamis (14/8/2025).

Konsep Gotong Royong: Uangmu Bantu Orang Lain yang Sedang Sakit

Rizzky menjelaskan, seluruh iuran peserta masuk ke Dana Jaminan Sosial (DJS) yang dikelola secara gotong royong. Artinya, iuran dari mereka yang sehat digunakan untuk membantu biaya pengobatan peserta lain yang sedang sakit.

“Kalau kamu nggak pernah berobat, iuranmu tetap bermanfaat membantu yang membutuhkan. Begitu juga sebaliknya, kalau suatu saat sakit, biaya kamu ditanggung dari dana yang sama,” jelasnya.

Selain itu, sebagian dana juga dipakai untuk program promotif dan preventif, seperti skrining riwayat kesehatan gratis lewat aplikasi Mobile JKN.

Triliunan Rupiah Dikeluarkan untuk Biaya Pengobatan

Sejak 2014 hingga akhir 2024, BPJS Kesehatan telah menggelontorkan lebih dari Rp 1.087 triliun untuk biaya pelayanan kesehatan peserta JKN.