Ayam Sehat, Tapi Jangan Dimakan Setiap Hari Tanpa Variasi

JAKARTA, Kalimantanlive.com – Daging ayam menjadi salah satu sumber protein populer sekaligus terjangkau. Selain kaya protein, ayam juga mengandung selenium, fosfor, dan niasin (vitamin B3) yang penting bagi tubuh.

Namun, pakar gizi mengingatkan, meski bergizi dan lezat, konsumsi ayam setiap hari tanpa variasi tidak disarankan.

BACA JUGA: Ayam vs Bebek: Mana yang Lebih Sehat untuk Pola Makan Seimbang

“Mengandalkan ayam saja bisa menimbulkan kekurangan nutrisi dari sumber lain. Variasi protein sangat diperlukan,” tulis Eating Well.

Risiko makan ayam terlalu sering antara lain kenaikan berat badan akibat asupan protein berlebih, risiko keracunan bakteri Salmonella atau Campylobacter jika tidak dimasak dengan benar, serta peningkatan kadar lemak jenuh dan kolesterol terutama jika mengonsumsi kulit ayam.

Selain itu, tubuh juga berpotensi kekurangan nutrisi lain seperti omega-3 yang lebih banyak terdapat pada ikan, telur, dan kacang-kacangan.

Paparan antibiotik atau hormon dari ayam ternak pun bisa menimbulkan risiko resistensi antibiotik dalam jangka panjang.

Kesimpulannya, ayam tetap sehat sebagai sumber protein, tetapi sebaiknya dikombinasikan dengan sumber protein lain serta dimasak dengan cara yang aman.

Sumber: Fajarharapan.id