JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Presiden Prabowo Subianto menggebrak Sidang Tahunan MPR 2025 dengan pernyataan keras yang membuat gedung parlemen bergemuruh. Dalam pidato kenegaraan pertamanya sebagai kepala negara, Prabowo menegaskan bahwa praktik tambang ilegal telah merampas kekayaan bangsa hingga minimal Rp 300 triliun.
“Saya beri peringatan! Apakah ada orang besar, jenderal TNI, polisi, atau mantan jenderal sekalipun – tidak ada yang kebal hukum! Kami akan bertindak atas nama rakyat,” tegas Prabowo di hadapan anggota MPR, DPR, dan DPD, Jumat (15/8/2025).
# Baca Juga :Tambang Emas Tanzania Runtuh! 21 Pekerja Masih Terkurung, Presiden Turun Tangan Perintahkan Operasi Darurat 24 Jam
# Baca Juga :Pertemuan Trump-Putin di Alaska Panas Dingin! Saling Puji, Sentuh Lengan, tapi Perang Ukraina Tetap Buntu
# Baca Juga :Piala Kemerdekaan 2025 Meledak! Timnas U17 Indonesia Jinakkan Uzbekistan 2-0, Kini Buru Mali di Puncak Klasemen
Ribuan Tambang Liar Jadi Biang Kerugian Negara
Berdasarkan laporan resmi yang diterimanya, Prabowo menyebut terdapat 1.063 tambang ilegal tersebar di seluruh Indonesia. Aktivitas tambang tersebut tidak hanya merugikan negara secara finansial, tetapi juga merusak tatanan hukum dan mengancam kedaulatan sumber daya alam.
“Potensi kekayaan yang disedot tambang-tambang ilegal itu menimbulkan kerugian minimal Rp 300 triliun. Angka yang sangat fantastis,” ujar Presiden.
Ultimatum Keras untuk Partai Politik
Prabowo juga mengingatkan bahwa tak ada partai politik yang boleh melindungi kadernya jika terlibat tambang ilegal. Ia bahkan meminta kader partai yang terjebak dalam jaringan kotor itu untuk berani melaporkan diri sebagai justice collaborator.
“Jangan harap ada perlindungan, bahkan kalau kau kader Gerindra, tidak akan saya lindungi,” tandasnya dengan nada tinggi.
Puan Maharani: Serakahnomics Hancurkan Bangsa
Sementara itu, Ketua DPR RI Puan Maharani turut menyoroti fenomena tambang ilegal, judi online, narkoba, hingga penyelundupan yang merugikan rakyat. Menurutnya, segelintir kelompok telah mempraktikkan serakahnomics, istilah yang dipopulerkan Prabowo untuk menyebut keserakahan tanpa batas.







