KALIMANTANLIVE.COM – Perjalanan udara berubah jadi drama menegangkan bagi ratusan penumpang AirAsia D7 506 rute Kuala Lumpur–Seoul. Pesawat yang seharusnya mendarat di Bandara Internasional Incheon justru salah mendarat di Bandara Gimpo, Rabu (13/8/2025).
Kejadian ini sontak bikin penumpang kaget. Mereka yang sudah bersiap turun bahkan sempat yakin telah tiba di Incheon, karena pengumuman kapten menyebut demikian. Namun, saat melihat keluar jendela, banyak yang bingung karena pemandangan bandara berbeda.
# Baca Juga :Gara-gara Layang-Layang, 21 Pesawat Gagal Terbang di Bandara Soetta! AirNav Keluarkan Peringatan Keras
# Baca Juga :WADUH! Pesawat Meledak di Udara, Bandara London Southend Ditutup Total!
# Baca Juga :Misteri 9/11 Terkuak Lagi! 3 Korban Baru Teridentifikasi Setelah 24 Tahun, Salah Satunya Penumpang Pesawat Naas
# Baca Juga :PECAHKAN REKOR MURI! 1.000 Bendera Merah Putih Kibarkan Semangat Merdeka di Jembatan Arasy Jambi
“Semua orang panik. Awak kabin pun terlihat sama bingungnya. Bahkan ada pramugari yang bilang perlu menelepon orang tuanya yang sudah menunggu di Incheon,” ungkap Lee Mi-hyun, salah satu penumpang, dikutip Korea Herald.
Kekacauan di Dalam Kabin
Selama hampir dua jam, penumpang dibuat kebingungan tanpa penjelasan yang jelas. Air dan makanan di pesawat nyaris habis, membuat situasi semakin memanas.
“Mereka tidak memberi penjelasan memadai. Anak-anak rewel, penumpang dewasa mulai kesal, bahkan ada yang bilang lebih baik diturunkan di Gimpo saja,” tambah Lee.
Akhirnya, setelah sempat transit di Gimpo, pesawat kembali terbang menuju Incheon dan berhasil mendarat dengan selamat pada pukul 22.59 waktu setempat.
Penjelasan AirAsia
Menanggapi insiden tersebut, pihak AirAsia X mengonfirmasi adanya pengalihan pendaratan. Maskapai menyebut hal itu terjadi akibat cuaca buruk dan kemacetan lalu lintas udara di Incheon, sehingga pesawat dialihkan ke Gimpo untuk pengisian bahan bakar.
“Keselamatan adalah prioritas utama kami. Kapten telah mengikuti prosedur standar dan mengumumkan pengalihan ke Gimpo dalam bahasa Inggris. Namun terjadi miskomunikasi di kalangan awak kabin saat penyampaian informasi,” tulis pihak AirAsia dalam keterangan resmi.
CEO AirAsia X, Benyamin Ismail, menegaskan maskapai akan meninjau ulang prosedur komunikasi di dalam pesawat agar kejadian serupa tidak terulang. Sebagai bentuk permintaan maaf, AirAsia juga akan memberikan voucher perjalanan bagi penumpang terdampak.










