JAKARTA, Kalimantanlive.com – YouTube mulai menguji fitur baru berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk memverifikasi usia pengguna, terutama mereka yang berusia di bawah 18 tahun. Uji coba pertama dilakukan di Amerika Serikat sejak akhir Juli, sebelum diperluas ke negara lain.
Fitur ini memungkinkan sistem secara otomatis memperkirakan usia pengguna meski data akun tidak lengkap.
BACA JUGA: OpenAI Rilis ChatGPT-5, Lebih Cepat, Cermat, dan Punya Fitur Personalisasi Baru
Jika terdeteksi sebagai remaja, YouTube akan menerapkan perlindungan tambahan, seperti menonaktifkan iklan personalisasi, membatasi rekomendasi konten, serta mengaktifkan fitur kesejahteraan digital.
Direktur Produk YouTube Youth, James Beser, menjelaskan teknologi ini bekerja dengan menganalisis berbagai sinyal, termasuk jenis video yang ditonton, pencarian, dan lama akun dibuat. Jika ada kesalahan deteksi, pengguna bisa memverifikasi usia dengan identitas resmi atau kartu kredit.
Langkah ini melengkapi fitur akun terawasi yang sebelumnya diluncurkan pada 2024. CEO YouTube Neal Mohan menegaskan penggunaan AI akan terus dikembangkan secara bertanggung jawab untuk melindungi pengguna muda sekaligus meningkatkan pengalaman semua penonton.
Sumber: Fajarharapan.id










