“Saya sangat senang dan sangat bangga terpilih menjadi pembawa baki. Bisa membanggakan orang tua juga,” katanya dengan wajah berbinar.
Perjuangan Aca untuk bisa sampai di titik ini tidak mudah, ia harus melalui proses seleksi yang ketat bersama puluhan peserta lainnya.
Salah satu bentuk seleksi yang cukup unik adalah simulasi membawa bendera menggunakan batu sebagai pengganti lipatan kain merah putih.
Latihan ini bertujuan untuk menguatkan mental dan fisik para calon anggota Paskibraka.
“Simulasi membawa bendera pakai batu itu cukup berat, tapi melatih fokus dan kekuatan tangan,” tambahnya.







