SAMPIT , Kalimantanlive.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur atau Pemkab Kotim menyiapkan lahan untuk pembangunan sekolah madrasah aliyah negeri 2 Sampit atau MAN-2 Sampit.
Lahan untuk pembangunan MAN-2 Sampit tersebut, karena peminat untuk masuk sekolah madrasah setingkat SLTA di Sampit tidak mampu ditampung hanya satu sekolah saja.
Sehingga Pemkab Kotim memandang perlu adanya penambahan sekolah MAN-2 Sampit tersebut untuk menampung para calon siswa yang ingin masuk sekolah madrasah yang selama ini tak bisa tertampung di MAN-1 Sampit.
Informasi terhimpun menyebutkan, saat ini bagian aset Pemkab Kotim masih melakukan pendataan dan inventarisasi lahan milik Pemda yang akan dihibahkan untuk pendirian MAN-2 tersebut.
Bahkan rencananya lahan yang akan dihibahkan Pemkab Kotim tersebut berada di kawasan Jalan Lingkar Utara Sampit yang selama ini rencanakan jadi kawasan perkantoran pemerintah dan swasta.
Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Tengah atau Kanwil Kemenag Kalteng telah mengirim surat permohonan hibah tanah untuk pembangunan sekolah madrasah tersebut.
Permohonan hibah lahan untuk pembangunan madrasah di Sampit tersebut tertuang dalam surat resmi bernomor B-431/Kw.15.2/HM.01/06/2025 pada 13 Juni 2025 .
Saat dikonfirmasi pada Bupati Kotim H Halikinnor, membenarkan hal tersebut, dia menyatakan pihaknya masih melakukan pengkajian untuk menyediakan lahan untuk pembangunan madrasah tersebut.
” Ya, saat ini proses hibah lahan untuk pembangunan Madrasah itu masih tahap pengkajian Bagian Aset Pemkab Kotim, kita tunggu saja,” ujarnya, Senin (18/8/2025).
Dijelaskan dia, pihaknya akan membangun MAN-2 untuk menampung para calon siswa yang ingin masuk sekolah madrasah tersebut, karena peminatnya cukup banyak.
“ Sekolah madrasah yang ada di Sampit saat ini MAN-1, sehingga akan lakukan penambahan bangunan baru untuk MAN-2 nya,” ungkapnya.
Orang nomor satu di Kotim ini juga menjelaskan lahan yang akan dihibahkan untuk pendirian madrasah tersebut berada di kawasan Jalan Lingkar Utara Sampit.







