SAMPIT, Kalimantanlive.com – Sebanyak 630 Keluarga Penerima Manfaat atau KPM di Kecamataan Baamang Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah menerima bantuan beras.
Ini, karena Kabupaten Kotawaringin Timur termasuk dari salah satu daerah yang tercatat masuk dalam sepuluh daerah yang masuk harga beras tertinggi di Indonesia.
Dalam rangka membantu masyarakat Kabupaten Kabupaten Kotawaringin Timur agar bisa mendapatkan beras kualitas baik, pemerintah memberikan bantuan kepada warga setempat yang disalukan oleh Kantor Perum Bulog Sampit.
Infomasi terhimpun, penyaluran bantuan pangan beras 2025 di Kabupaten Kotawaringin Timur tersebut dimulai dari wilayah kecamatan Baamang Sampit.
Ini terutama disalurkan di Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang, yakni untuk sebanyak 630 Keluarga Penerima Manfaat di Baamang, Sampit.
Berdasarkan keterangan petugas, untuk setiap KPM akan menerima jatah pembagian 20 kilogram beras yang disalurkan pemerintah melalui Perum Bulog Sampit setempat.
Program bantuan beras tersebut adalah untuk perlindungan sosial yang dirancang untuk meringankan beban ekonomi masyarakat kurang mampu ayng ada di Kabupaten Kotim.
Sementara itu, Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kotim, Totok Tristijono, Selasa (19/8/2025) membenarkan hal tersebut.
Dia mengatakan, bantuan beras tersebut dilakukan juga untuk membantu pemerintah dalam mengendalikan harga beras di pasaran.
“ Ini untuk membantu masyarakat mengentaskan kemiskinan dengan harapan masyarakat bisa menikmati pangan terutama beras,” katanya.
Baca Juga :Permainan Layangan Marak di Sampit, Berpotensi Sebabkan Kecelakaan Wabup Kotim Ingatkan Warga
Lebih juah dia mengungkapkan, rapat koordinasi juga telaqh dilakukan laksanakan dengan melibatkan beberapa lembaga lainya termasuk TNI.
Diungkapkannya, hasil rapat koordinasi virtual dengan pemerintah pusat, ternyata Kotim termasuk dalam 10 besar daerah dengan harga beras tertinggi di Indonesia.







