Rupiah Melemah Jelang Pidato “Hawkish” Ketua The Fed Jerome Powell

Selain dari The Fed, sejumlah perkembangan geopolitik dan data ekonomi global turut menekan rupiah:

  • Pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin belum menghasilkan kesepakatan gencatan senjata terkait konflik Ukraina.

  • Trump mengancam tarif tinggi pada pembeli utama minyak Rusia (India & China), yang berpotensi mengganggu suplai energi global.

BACA JUGA: Pasar Tunggu Arah The Fed, IHSG Diprediksi Bergerak Mendatar

  • Dari China, data ekonomi Juli mengecewakan:

    • Produksi industri naik hanya 5,7% yoy, terendah sejak November 2025

    • Dipicu perlambatan konsumsi, pengetatan regulasi, serta dampak tarif Trump

Dari dalam negeri, Bank Indonesia mencatat Utang Luar Negeri (ULN) pada Juni 2025 mencapai $433,3 miliar (Rp6.976 triliun), turun dari bulan sebelumnya. Namun, kontraksi ULN swasta tetap menandakan kehati-hatian dunia usaha.