KALIMANTANLIVE.COM – Momen haru sekaligus menegangkan mewarnai Upacara HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Desa Wagir Kidul, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Minggu (17/8/2025). Ketika tali pengerek Bendera Merah Putih tiba-tiba macet di tengah prosesi, seorang pemuda bernama Siswanto nekat memanjat tiang setinggi 8 meter demi memastikan Sang Merah Putih tetap berkibar di langit Indonesia.
Aksi heroik Siswanto, yang terekam dalam video dan viral di media sosial, membuat warga bersorak haru sekaligus cemas. Ia memanjat tiang tanpa alat bantu, hanya bermodal tekad dan rasa tanggung jawab sebagai petugas pengibar bendera.
# Baca Juga :Cek Sertifikat Tanah Online, Gak Perlu ke Kantor BPN! Ini Cara Mudahnya
# Baca Juga :TikTok PHK 150 Moderator Konten! Diganti AI, Serikat Pekerja Ngamuk
# Baca Juga :Gaji DPR Tembus Rp 3 Juta per Hari? Dibanding UMP, Jomplang Banget!
# Baca Juga :Putri Raja Thailand Kritis! Infeksi Darah Parah, Dokter Kerahkan Alat Bantu Paru-Ginjal
Viral! Siswanto Panjat Tiang Tanpa Alat, Warga Deg-degan
Upacara awalnya berjalan lancar hingga bendera hanya naik setengah tiang lalu berhenti. Suasana berubah panik. Tanpa aba-aba, Siswanto melepas sepatu dan kaus kaki, lalu memanjat tiang dengan tangan kosong.
“Saya tahu dia tidak punya keahlian khusus memanjat. Deg-degan sekali,” ujar Kepala Desa Suhariyanto.
Namun, aksi nekat itu membuahkan hasil. Siswanto berhasil membetulkan tali yang macet, dan Merah Putih pun berkibar sempurna di Balai Desa Wagir Kidul.
“Tanggung Jawab Saya, Walau Tak Ahli Manjat”
Dihubungi terpisah, Siswanto menegaskan bahwa aksinya murni bentuk tanggung jawab sebagai anggota paskibra desa.







