“Yang disebut ‘ditimbun’ itu sebenarnya adalah cadangan nasional. Saat ini kami siapkan stok sebesar 3,9 juta ton di gudang Bulog,” jelasnya.
Pemerintah menargetkan penyaluran 1,3 juta ton beras SPHP hingga akhir Desember 2025 dengan harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp12.500/kg.
BACA JUGA: HEBOH! Iuran BPJS Kesehatan Bakal Naik Lagi? Ini Penjelasan Resmi dari BPJS
Hingga 20 Agustus 2025, Bulog telah menyalurkan 45 ribu ton beras SPHP, dengan distribusi harian mencapai hampir 7 ribu ton.
Rizal menegaskan bahwa pengawasan distribusi terus dilakukan, dan masyarakat tidak perlu khawatir soal stok maupun harga karena distribusi berjalan lancar dan terpantau ketat.
Sumber: Antaranews









