Bupati Tabalong Sebut 5 Hal Antisipasi Karhutla, Satu di Antaranya Perkuat Koordinasi Lintas Sektor 

TANJUNG, KALIMANTANLIVE.COM – Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani menyebutkan ada lima hal yang harus dilakukan dalam mengantisipasi bencana kebakaran hutan lahan dan kekeringan.

Lima hal itu disampaikannya saat memimpin apel kesiapsiagaan bencana Karhutla dan kekeringan 2025 di Halaman Pendopo Bersinar, Kecamatan Murung Pudak, Tabalong, Kalimantan Selatan, Rabu (20/8/2025).

#Baca Juga :Melalui Gerakan Pangan Murah, Begini Capaian Polres Tabalong Salurkan Beras Bulog ke Masyarakat

#Baca Juga :Berulah di Tabalong, Residivis Curanmor Asal Hantakan HST Ditangkap Polisi

#Baca Juga :Jasad Laki-laki Asal Ponorogo Ditemukan Tewas di Pondok Kebun Tabalong

Dalam mengantisipasi bencana tersebut, ia mengatakan, pertama harus meningkatkan deteksi dini dan respon cepat dengan patroli rutin daerah rawan.

Kedua, memperkuat koordinasi lintas sektor, sinergi antara pemerintah daerah, TNI, polri, pelaku usaha dan masyarakat adalah kunci keberhasilan.

Selanjutnya, mendorong pencegahan berbasis masyarakat, penegakan hukum harus dilakukan secara tegas dan konsisten serta memanfaatkan teknologi dan inovasi pemantauan titik panas berbasis satelit, sistem peringatan dini hingga modifikasi cuaca.

“Itulah langkah penting untuk mendukung pencegahan dan penanggulangan kebakaran. Pemanfaatan teknologi ini akan sangat membantu mempercepat tindakan di lapangan,” kata sosok yang akrab disapa H Fani.