YERUSALEM, Kalimantanlive.com – Tentara cadangan Israel mulai menerima panggilan darurat untuk rencana pendudukan Kota Gaza, meski Hamas telah menyetujui proposal gencatan senjata yang diajukan Mesir dan Qatar, Selasa (19/8).
Media lokal Channel 12 melaporkan, pasukan Israel mengeluarkan “Order 8” untuk memanggil puluhan ribu tentara cadangan. Kepala militer Eyal Zamir juga memperpanjang masa tugas pasukan yang saat ini bertugas.
BACA JUGA: Indonesia Siapkan 800 Ton Bantuan untuk Warga Gaza
“Langkah militer ini merupakan persiapan akhir untuk menduduki Kota Gaza,” tulis laporan tersebut.
Channel 12 menambahkan, negosiasi pertukaran tahanan dengan Hamas kemungkinan tetap berlangsung di tengah operasi militer.
Sebelumnya, pada 8 Agustus, kabinet Israel menyetujui rencana Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk menduduki kembali Jalur Gaza secara bertahap, dimulai dengan Kota Gaza.
Skema itu mencakup pemindahan sekitar 1 juta warga Palestina ke wilayah selatan, pengepungan kota, lalu penyerbuan ke permukiman.
Sebagai bagian dari persiapan, serangan besar-besaran telah dilancarkan 11 Agustus di lingkungan Zeitoun, Kota Gaza.







