Sekitar pukul 13.00 Wita, saksi kembali ke pondok dan melihat korban berbaring di pondok. Saksi mengira korban sedang istirahat tidur.
Kemudian, saksi juga sempat menepuk badan korban untuk mengajak makan, namun tidak ada respon dan saksi mengira mungkin korban kelelahan dan pergi meninggalkan pondok untuk makan siang
Lalu, sekitar jam 15.00 wita, saksi kembali ke pondok dan masih melihat korban dalam keadaaan terbaring. Ia pun mencoba membangunkan korban.
“Namun saat itu kondisi korban dalam keadaan terbujur kaku, mendapati hal tersebut saksi kemudian memanggil masyarakat sekitar,” lanjutnya.
Menurut hasil pemeriksaan luar pihak medis RSUD H Badaruddin Kasim Tabalong ditemukan lebam mayat, lecet di bagian belakang lengan kiri sepanjang 4 centimeter dan ada cairan yang keluar melalui kemaluan korban.
Pihak keluarga pun korban tidak bersedia untuk dilakukan autopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah serta membuat surat pernyataan dan penolakan autopsi.*
Kalimantanlive.com/ Polres Tabalong










