KALIMANTANLIVE.COM – Dominasi Marc Marquez di MotoGP 2025 seolah tak terbendung. Pembalap Ducati berusia 32 tahun itu sukses menyapu bersih 12 kemenangan beruntun dalam enam seri terakhir, termasuk kemenangan perdana di Sirkuit Red Bull Ring, Austria, Minggu (17/8).
Padahal, sebelumnya Marquez tak pernah menang di Red Bull Ring. Namun kali ini ia kembali membuktikan diri sebagai penguasa lintasan, sekaligus memperlebar jarak di klasemen hingga 142 poin atas adiknya, Alex Marquez.
# Baca Juga :HEBOH! Iuran BPJS Kesehatan Bakal Naik Lagi? Ini Penjelasan Resmi dari BPJS
# Baca Juga :Tangis 1.000 Lilin! Warga Nagekeo Tuntut Keadilan untuk Prada Lucky Namo yang Diduga Tewas Dianiaya Senior
# Baca Juga :Hasil Tes DNA Kasus Ridwan Kamil–Lisa Mariana Keluar Hari Ini: Jawaban Siapa Ayah Sebenarnya CA
# Baca Juga :GEGER! Ahmad Dhani Bongkar Aturan Baru Konser Musik: Izin Komposer 5 Tahun, Bayar Lagu Cuma 1 Persen Honor Penyanyi
Bezzecchi Bongkar Rahasia Marquez
Rival sekaligus murid Valentino Rossi, Marco Bezzecchi, yang kini membela Aprilia, mengaku sempat unggul 19 lap atas Marquez di Austria. Namun segalanya berubah di lap 20, saat Marquez menyalip dengan gaya khasnya.
“Soal kelemahan dia, tidak banyak. Begitu menyalip saya, kecepatannya langsung luar biasa,” ucap Bezzecchi dikutip dari Crash.
Menurut Bezzecchi, perbedaan terbesar Marquez dengan rider lain ada pada akselerasi dan traksi sempurna di tikungan stop-and-start.
“Dia sangat halus, dan traksinya jauh lebih baik dari siapa pun,” tambahnya.
Ducati GP25 Jadi Senjata Utama
Marquez menjadi satu-satunya pembalap yang mampu menjinakkan Ducati Desmosedici GP25. Sementara itu, Francesco Bagnaia dan Fabio Di Giannantonio justru kesulitan dengan motor yang sama.
Pembalap lain seperti Alex Marquez, Fermin Aldeguer, dan Franco Morbidelli masih mengandalkan GP24 yang lebih lawas.







