KALIMANTANLIVE.COM – Jakarta diprediksi bakal lumpuh pada Kamis, 28 Agustus 2025. Puluhan ribu buruh dari berbagai daerah bersiap menggelar aksi besar-besaran di depan DPR RI dan Istana Kepresidenan.
Aksi ini merupakan bagian dari gerakan nasional bertajuk HOSTUM (Hapus Outsourcing, Tolak Upah Murah) yang akan digelar serentak di kota-kota industri seluruh Indonesia.
# Baca Juga :GEGARA GEMPA! KCIC Batalkan 8 Perjalanan Kereta Cepat Whoosh Imbas Gempa Bekasi
# Baca Juga :Terungkap! Ini Biang Kerok Harga Beras Masih Selangit Meski Produksi Melimpah
# Baca Juga :Fakta Mengejutkan Tes DNA Ridwan Kamil & Lisa Mariana: Hasil Non-Identik, Kok Bisa?
# Baca Juga :BYD M9 Sudah Masuk Daftar di RI, MPV Premium Rp 500 Jutaan Siap Jadi Rival Alphard!
Pusat Aksi di Jakarta, Daerah Ikut Bergerak
Presiden KSPI, Said Iqbal, menegaskan lebih dari 10 ribu buruh asal Karawang, Bekasi, Bogor, Depok, Tangerang, hingga DKI Jakarta akan turun ke ibu kota.
Tak hanya di Jakarta, aksi serupa juga akan digelar di Serang, Bandung, Semarang, Surabaya, Bandar Lampung, Batam, Banjarmasin, Pontianak, Samarinda, Gorontalo, hingga Banda Aceh.
“Aksi ini momentum penting agar pemerintah berpihak pada kepentingan pekerja, bukan hanya pada pemodal besar,” tegas Said Iqbal, Rabu (20/8/2025).
Daftar Tuntutan Buruh 28 Agustus 2025
Dalam aksi kali ini, buruh membawa sejumlah tuntutan strategis:
Naikkan upah minimum nasional 8,5–10,5% tahun 2026
(berdasarkan inflasi 3,26% dan pertumbuhan ekonomi 5,1–5,2%).
Hapus sistem kerja outsourcing dan cabut PP No. 35/2021.
Bentuk Satgas PHK untuk melindungi pekerja.
Naikkan PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak) buruh menjadi Rp 7,5 juta/bulan.
Hapus pajak pesangon, THR, dan JHT.
Hapus diskriminasi pajak bagi perempuan menikah.
Sahkan RUU Ketenagakerjaan tanpa konsep Omnibus Law.
Sahkan RUU Perampasan Aset untuk memberantas korupsi.
Revisi RUU Pemilu demi redesign sistem Pemilu 2029.







