KALIMANTANLIVE.COM – Polemik antara Ridwan Kamil (RK) dan Lisa Mariana (LM) akhirnya memasuki babak baru. Bareskrim Polri resmi mengumumkan hasil tes DNA terkait dugaan anak biologis dari mantan Gubernur Jawa Barat tersebut.
Dalam konferensi pers, Kasubdit I Dittipdisiber Bareskrim Polri, Kombes Rizki Agung Prakoso, menegaskan bahwa DNA RK dan anak LM berinisial CA tidak memiliki kecocokan alias non-identik.
# Baca Juga :BREAKING NEWS! Gempa M 4,9 Guncang Bekasi Rabu Malam, Getaran Terasa Hingga Jabodetabek
# Baca Juga :Wow! Mahasiswa Denmark Ciptakan Drone Canggih Bisa Terbang di Udara dan Menyelam di Air
# Baca Juga :GEGARA GEMPA! KCIC Batalkan 8 Perjalanan Kereta Cepat Whoosh Imbas Gempa Bekasi
# Baca Juga :Terungkap! Ini Biang Kerok Harga Beras Masih Selangit Meski Produksi Melimpah
“Bahwa saudara RK dan anak saudari LM berinisial CA tidak memiliki kecocokan DNA atau non identik,” ujarnya, Rabu (20/8/2025).
Tes DNA ini dilakukan menggunakan metode buccal swab (usap mulut) dan tes darah, kemudian diperiksa di laboratorium Pusdokkes Polri dengan standar genetik internasional.
Lisa Mariana Mengamuk di Medsos
Alih-alih menerima hasil tersebut, Lisa Mariana justru meluapkan emosinya lewat siaran langsung di akun TikTok pribadinya.
Dengan suara tinggi, ia menuding hasil tes tidak masuk akal.
“Kalau positif (hasilnya) itu jujur, kalo negatif berarti ini anak tuyul dong. RK tuyul dong,” katanya dengan nada marah.
“RK tuyul dong yah berarti kalo negatif. Seumur hidup lu ga bakal tenang. Tanggung jawab di akhirat nanti!” tambahnya disertai kata-kata kasar.
Unggahan Lisa itu sontak viral, memicu pro dan kontra di kalangan warganet.
Apakah Hasil Tes DNA Bisa Berbeda di Tempat Lain?
Keraguan Lisa Mariana memunculkan pertanyaan besar: mungkinkah hasil DNA berubah jika dites ulang di laboratorium lain?
Menurut dr. Ade Firmansyah Sugiharto, SpFM, Subsp FK(K), seorang spesialis forensik dan medikolegal, jawabannya tidak—selama pemeriksaan dilakukan di laboratorium terstandar internasional.
“Metode tes DNA untuk hubungan keayahan diperiksa pada 23–26 lokus DNA yang terstandar. Jika dilakukan di lab yang sama-sama terakreditasi, hasilnya seharusnya identik,” jelasnya.







