JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Guncangan gempa bumi berkekuatan Magnitudo 4,9 yang mengguncang Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu malam (20/8/2025), berdampak langsung pada operasional Kereta Cepat Whoosh. PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) resmi mengumumkan pembatalan delapan perjalanan demi menjaga keselamatan penumpang.
# Baca Juga :Hasil Liga Champions: Bodo/Glimt Hajar Sturm Graz 5-0, Fenerbahce Mourinho Ditahan Benfica
# Baca Juga :Kejagung Bongkar Harta Rampasan Skandal Jiwasraya: Dari Kapal Pinisi, Mobil Mewah, hingga Tambang Batubara
# Baca Juga :Amunisi Baru AS Roma, Leon Bailey, Langsung Cedera di Hari Pertama! Fans Giallorossi Was-Was
# Baca Juga :Wow! Mahasiswa Denmark Ciptakan Drone Canggih Bisa Terbang di Udara dan Menyelam di Air
Keselamatan Jadi Prioritas
GM Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, menegaskan bahwa keputusan ini diambil setelah sistem earthquake early warning system mendeteksi getaran gempa di jalur kereta.
“KCIC memutuskan untuk membatalkan perjalanan Whoosh mulai pukul 20.00 hingga 21.25 WIB yang belum diberangkatkan pada hari ini akibat gempa bumi yang terjadi di wilayah Jawa Barat dan sekitarnya,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Pengembalian Tiket 100%
KCIC memastikan seluruh penumpang terdampak akan menerima refund penuh.
Proses pengembalian bisa dilakukan di loket stasiun hingga H+3 setelah jadwal keberangkatan.
Dana akan ditransfer kembali ke rekening penumpang maksimal 15 hari kerja setelah pembatalan.
Sebagian penumpang juga diarahkan melanjutkan perjalanan menggunakan Kereta Pangandaran tujuan Gambir dari Stasiun Padalarang. Selain itu, KCIC berkoordinasi dengan mitra transportasi daring agar mobilitas penumpang tetap lancar.









