“Kami ingin memastikan bahwa setiap anak di Banjarmasin memiliki akses untuk berpartisipasi, berekspresi, dan merasa dilindungi,” tegasnya.
Peringatan HAN kali ini juga diwarnai dengan berbagai kegiatan konkret, seperti pelatihan olahraga basket untuk pelajar SMP di 20 sekolah, sosialisasi perlindungan anak di sekolah-sekolah kecil, sunatan massal, serta lomba menggambar yang diikuti 265 anak dari jenjang PAUD.
BACA JUGA: BAKUL Fest 2025 Siap Meriahkan Kota Banjarmasin Selama Sebulan Penuh
Selain itu, acara ini juga menjadi momen simbolis melalui penobatan Ayah dan Bunda Forum Anak, sebagai figur teladan dalam lingkungan keluarga dan masyarakat.
Dalam upaya memperluas jangkauan perlindungan dan pengembangan anak, Pemkot Banjarmasin turut menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan 10 perguruan tinggi.
Adapun kegiatan ini diikuti oleh sekitar 500 peserta dari berbagai kalangan, termasuk siswa, guru, orang tua, perwakilan organisasi masyarakat, dan lembaga pendidikan.
(Kalimantanlive.com/Lina)







