KALIMANTANLIVE.COM – Inovasi luar biasa datang dari dunia kampus. Empat mahasiswa teknik Aalborg University, Denmark, sukses merancang drone amfibi multifungsi yang tidak hanya bisa terbang di udara, tapi juga berenang di bawah air layaknya kendaraan masa depan.
Drone ini digarap oleh Andrei Copaci, Mikolaj Dzwigao, Pawe Kowalczyk, dan Krzysztof Sierocki sebagai proyek tugas akhir. Hebatnya, prototipe tersebut berhasil diwujudkan hanya dalam dua semester.
# Baca Juga :BREAKING NEWS! Gempa M 4,9 Guncang Bekasi Rabu Malam, Getaran Terasa Hingga Jabodetabek
# Baca Juga :Hasil Liga Champions: Bodo/Glimt Hajar Sturm Graz 5-0, Fenerbahce Mourinho Ditahan Benfica
# Baca Juga :Kejagung Bongkar Harta Rampasan Skandal Jiwasraya: Dari Kapal Pinisi, Mobil Mewah, hingga Tambang Batubara
# Baca Juga :Amunisi Baru AS Roma, Leon Bailey, Langsung Cedera di Hari Pertama! Fans Giallorossi Was-Was
Desain Unik, Serba Bulat & Tanpa Kabel
Drone hasil karya mahasiswa ini memiliki bodi serba bulat dengan empat lengan rotor simetris. Setiap rotor dilengkapi baling-baling dua bilah yang membuatnya stabil di dua lingkungan berbeda.
Keunggulan lainnya, drone ini tidak memakai kabel, sehingga bisa bergerak lebih lincah, efisien, dan fleksibel.
Teknologi Rahasia: Variable-Pitch Propeller
Kunci kesuksesan drone amfibi ini adalah teknologi variable-pitch propeller. Sistem ini memungkinkan sudut baling-baling otomatis berubah sesuai kondisi:
Di udara: baling-baling diposisikan ke sudut maksimum untuk menghasilkan daya angkat kuat.
Di air: sudut baling-baling dikurangi agar drone bisa bergerak bebas dan lincah.
Dalam uji coba yang diunggah di YouTube oleh Andrei Copaci, drone tampak mulus berpindah dari daratan ke udara, lalu langsung menyelam ke dalam kolam air tanpa berhenti. Transisi terbang-menyelam ini benar-benar terlihat natural.









