KALIMANTANLIVE.COM, JAKARTA – Kasus penculikan tragis terhadap Kepala Cabang Bank di Jakarta, Mohamad Ilham Pradipta (37), yang ditemukan tewas di Serang Baru, Bekasi, mulai terkuak.
Empat eksekutor berhasil diringkus polisi, salah satunya bahkan sempat kabur hingga ke Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Tersangka berinisial EW alias Eras ditangkap saat baru mendarat di Bandara Internasional Komodo, Labuan Bajo, Kamis (21/8/2025). Aksi penangkapan melibatkan tim gabungan Direktorat Reskrimum Polda Metro Jaya, Polda NTT, dan Polres Manggarai Barat.
# Baca Juga :Geger! Inilah Kisaran Gaji Guru di 7 Negara Asia Tenggara, Indonesia Ternyata Paling Rendah?
# Baca Juga :Gus Ipul Laporkan ke Prabowo: 165 Sekolah Rakyat Berdiri Tahun Ini, Siap Cetak Generasi Emas 2045
Dalam rekaman video yang diunggah polisi, Eras sempat diinterogasi di lokasi. “Kamu cerita dari awal, kamu awalnya di sini apa sudah tinggal di Jakarta?” tanya penyidik. “Sudah di Jakarta,” jawab Eras singkat.
Saat diminta menjelaskan siapa saja yang bersamanya dalam mobil putih—kendaraan yang digunakan untuk menculik korban—Eras menyebut lima nama: Andre, Ronald, Berto, dan Arifin.
Usai pemeriksaan awal, Eras segera diterbangkan kembali ke Jakarta untuk diperiksa bersama tiga tersangka lain yang lebih dulu ditangkap di Johar Baru, Jakarta Pusat, yaitu AT, RS, dan RAH.
Peristiwa tragis ini berawal pada Rabu (20/8/2025). Ilham selesai menghadiri rapat dengan rekan kerja di sebuah supermarket kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur. Saat menuju mobilnya yang berwarna hitam di area parkir, para pelaku sudah menunggu dengan mobil putih.







