Heboh! Narasi Kemarau Basah Berakhir Agustus 2025, BMKG Bongkar Fakta Sebenarnya

KALIMANTANLIVE.COM – Jagat media sosial sempat ramai dengan narasi bahwa anomali kemarau basah akan berakhir pada Agustus 2025. Sebuah unggahan di Instagram bahkan menyebut mulai September–November 2025, Indonesia bakal masuk masa pancaroba kedua, yakni transisi dari kemarau ke musim hujan.

Unggahan itu berbunyi: “Siklus musim di Indonesia tahun 2025: Anomali kemarau basah berakhir di Agustus.”

# Baca Juga :Prakiraan Cuaca Kalsel & Kalteng Jumat 22 Agustus 2025: Hujan Ringan, Kabut Pagi, dan Langit Mendung

# Baca Juga :Cuaca Kamis 21 Agustus 2025: Hujan Ringan hingga Petir di Kalimantan Selatan & Tengah, Warga Diminta Waspada!

# Baca Juga :Cuaca Kalimantan 20 Agustus 2025: Kalsel Diguyur Hujan Ringan, Kalteng Siaga Petir & Genangan!

# Baca Juga :Prakiraan Cuaca Kalimantan Selatan Selasa 19 Agustus 2025: Waspada Hujan Petir di Beberapa Wilayah

Tapi, benarkah kemarau basah hanya sampai Agustus?

Mengenal Anomali Kemarau Basah

Kemarau basah adalah fenomena iklim langka, ketika musim kemarau yang semestinya kering justru diguyur hujan deras dalam intensitas tinggi.

BMKG sebelumnya mencatat, anomali ini punya dua sisi mata uang:

Sektor pertanian bisa diuntungkan karena curah hujan mendukung penanaman lebih sering.

Namun, hujan berlebih juga bisa memicu gagal panen, banjir, hingga ledakan hama.

Tak hanya itu, kemarau basah ikut berdampak pada kesehatan. Kasus ISPA dan diare dilaporkan meningkat karena suhu malam hari cenderung turun, hujan tak menentu, serta munculnya genangan air yang memperburuk sanitasi.

BMKG: Kemarau Basah Belum Berakhir, Lanjut hingga September 2025

Membantah narasi medsos, BMKG menegaskan kemarau basah masih akan berlangsung hingga September 2025.

“Curah hujan pada September diprediksi masih di atas normal, sehingga kemarau basah masih terjadi,” ujar Supari, Kepala Bidang Analisis Variabilitas Iklim BMKG, Rabu (20/8/2025).

BMKG juga mengungkap, musim kemarau tahun ini lebih pendek dibanding tahun-tahun sebelumnya. Artinya, kemarau basah kemungkinan besar langsung tersambung dengan musim hujan tanpa jeda kering yang panjang.

Prediksi Sifat Hujan September 2025

Dalam peta prediksi BMKG:

Warna hijau = curah hujan di atas normal.

Warna kuning = curah hujan normal.