BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Ranting RSUD Ulin Banjarmasin menggelar Musyawarah ke-5 pemilihan ketua baru periode 2023–2028, bertempat di Aula rumah sakit setempat, Sabtu (23/8/2025) pagi.
Musyawarah yang mengangkat tema “Satukan Langkah dalam Transformasi Kesehatan untuk Penguatan Pelayanan Kebidanan Berkesinambungan Berbasis Bukti” ini dihadiri jajaran pimpinan rumah sakit, pengurus IBI, serta ratusan bidan anggota ranting RSUD Ulin Banjarmasin.
BACA JUGA:
IBI Kalsel Gelar Fun Walk Serentak Peringati HUT ke-74 dan Hari Bidan Sedunia
BACA JUGA:
RSUD Ulin Banjarmasin Terus Berbenah, Siap Jadi Rumah Sakit Rujukan Utama di Kalimantan
Plt Direktur RSUD Ulin Banjarmasin, dr. Diauddin berharap, kepengurusan IBI ranting yang baru dapat memperkuat kolaborasi dengan rumah sakit.
“Tentunya ini akan berdampak besar terhadap kinerja para bidan, yang merupakan profesi mayoritas di RS Ulin. Semangat kebersamaan, pelayanan dengan ikhlas, dan profesionalitas akan meningkatkan pelayanan rumah sakit semakin bagus,” ujar dr. Diauddin yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kalsel.

Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas SDM bidan. Karena menurutnya, saat ini masih ada sebagian kecil bidan di RS Ulin Banjarmasin yang belum menyelesaikan pendidikan profesi.
“Kami akan mendata ulang dan memfasilitasi agar bidan-bidan tersebut bisa melanjutkan pendidikan profesi,” tegasnya.
Di samping itu, Ketua I PD IBI Kalsel, Endhang Khodarsih, S.SiT M.Kes menjelaskan, bahwa musyawarah tersebut sempat tertunda dan baru bisa digelar tahun ini.







