SAMPIT, Kalimantanlive.com – Program Sekolah Rakyat di Kabupaten Kotawaringin Timur, hingga Minggu (24/8/2025) masih dalam tahap penjaringan calon siswa atau casis.
Informasi Wakil Bupati Kotim, Irawati, menyebutkan, hingga saat ini Pemkab Kotim masih melakukan penjaringan calon siswa untuk Program Sekolah Rakyat tersebut.
Menurut dia, casis yang akan masuk Program Sekolah Rakyat tersebut diprioritaskan bagi kalangan anak dari keluarga kurang mampu.
Irawati mengungkapkan, mengatakan, proses penjaringan casis tersebut terutama untuk tingkat Sekolah Dasar atau SD dan Sekolah Lanjutan Menengah Atas atau SLTA.
Orang nomor dua di Pemkab Kotim ini mengungkapkan, aspek kesehatan dan kelengkapan administrasi menjadi perhatian penting dalam proses seleksi yang sedang berjalan tersebut.
“Progres Program Sekolah Rakyat di Kabupaten Kotim saat ini masih dalam tahap penjaringan calon siswa,” beber Wabup Kotim Irawati, sata diwawancarai, Senin (4/8/2025).
Diungkapkan dia, dalam proses seleksi ternyata banyak anak keluarga tak mampu yang memiliki riwayat penyakit.
Bukan hanya itu, mereka juga banyak yang tidak memiliki dokumen administrasi seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).
“Akibat tidak memiliki dokumen kependudukan itu, mereka tidak tercatat sebagai penerima bantuan sosial,” beber Irawati usai menghadiri acara pembagian bendera merah putih di Halaman Kantor Bupati Kotim.
Irawati menyayangkan, karena masih banyak warga Kotim yang sudah lama tinggal di Bumi Habaring Hurung, namun belum tercatat resmi di data kependudukan setempat.
Baca Juga :Permainan Layangan Marak di Sampit, Berpotensi Sebabkan Kecelakaan Wabup Kotim Ingatkan Warga
Menurut dia, sudah selayaknya, pengurus rukun tetangga atau pengurus RT setempat proaktif untuk memantau warganya.
“Harusnya jika ada warganya yang sudah menetap lama di wilyah RT nya dilakukan pendataan. Kami menemukan masih ada warga Kotim yang tidak punya dokumen,” ungkapnya.










