Namun, keputusan terbaru pemerintah Tiongkok membuat rencana tersebut kembali terhambat.
Menanggapi hal itu, juru bicara Nvidia menegaskan pihaknya akan terus menyesuaikan rantai pasokan menghadapi dinamika global.
“Keamanan siber adalah prioritas utama kami. Tidak ada celah dalam chip Nvidia yang memungkinkan pihak mana pun mengakses perangkat dari jarak jauh. H20 tetap aman digunakan,” jelasnya dikutip dari TechCrunch.
Sumber: Fajarharapan.id









