Ribuan Warga Pati Geruduk Alun-alun, Desak KPK Segera Tangkap Bupati Sudewo!

PATI, KALIMANTANLIVE.COM – Suhu politik di Kabupaten Pati kembali memanas! Ribuan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu pagi ini, Senin (25/8/2025), kembali menggelar aksi damai menuntut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera menangkap Bupati Pati, Sudewo, yang diduga terlibat kasus korupsi proyek jalur kereta api.

Pantauan di lapangan sejak pukul 08.00 WIB, massa mulai memadati area Alun-alun Pati tepat di depan kantor Bupati. Spanduk-spanduk bernada keras membentang, salah satunya bertuliskan desakan agar KPK segera menindak tegas sang bupati.

# Baca Juga :Bendera Meksiko Berkibar saat Kerusuhan di Los Angeles! Simbol Perlawanan atau Tanda “Invasi”?

# Baca Juga :Suporter Makin Beringas! 5 Kerusuhan Sepak Bola Indonesia Sepanjang 2025, Lemparan Batu hingga Pelatih Terluka!

# Baca Juga :Bagarakan Sahur di Martapura Berujung Rusuh, Puluhan Remaja Bentrok dan Terlibat Pengeroyokan!

# Baca Juga :Pengukuhan Bunda PAUD dan Ketua Tim Pembina Posyandu se-Kabupaten, Bupati Sampaikan Hal Ini Dengan Tegas

Aksi Damai, Tapi Tegas

Koordinator aksi, Teguh Istiyanto, menegaskan bahwa kegiatan ini bukanlah demo anarkis, melainkan aksi solidaritas warga yang diwujudkan lewat kirim surat massal ke KPK.

“Kita tidak demo, ini aksi damai. Kita bersama-sama jalan kaki dari Alun-alun menuju kantor Pos Pati untuk mengirimkan surat kepada KPK. Isinya jelas: meminta KPK segera menangkap Bupati Sudewo karena dugaan korupsi proyek jalur kereta api,” ujar Teguh kepada wartawan.

Massa rencananya akan konvoi berjalan kaki menuju Kantor Pos Pati di Jalan Jenderal Sudirman. Dari sana, ribuan surat tuntutan akan langsung dikirimkan ke KPK di Jakarta.

Dijaga Ketat Polisi

Situasi di sekitar posko aksi tampak dijaga ketat aparat kepolisian. Sebuah tenda pengamanan bahkan sudah berdiri di dekat lokasi. Sejumlah armada truk juga terlihat disiapkan di sekitar posko donasi aksi.

Meski begitu, suasana berjalan kondusif. Massa terlihat membawa atribut aksi, poster, hingga spanduk besar yang menuntut penegakan hukum.

Gelombang Aksi dari Kecamatan ke Kecamatan

Aksi kirim surat ke KPK ini ternyata bukan pertama kalinya. Beberapa hari sebelumnya, warga di Kecamatan Tayu juga sudah melakukan hal serupa dengan mengirim surat tuntutan melalui kantor pos setempat.

“Kemarin warga Tayu sudah bergerak. Kalau ke Pati kejauhan, mereka bisa kirim lewat kantor pos terdekat. Intinya, suara masyarakat Pati harus sampai ke KPK,” jelas Teguh.

News Feed